Posted by : ZiaMuhammad
Senin, 17 Desember 2012
Bagi sebagian orang Jawa, atau mereka
yang akrab dengan budaya Jawa, Satrio Piningit (Satria Piningit)
adalah nama yang sudah tidak asing lagi, bahkan tidak berlebihan kalau
disebut fenomenal, tidak lekang oleh panas dan tidak lapuk oleh zaman.
Namun bagi mereka yang tidak akrab dengan budaya Jawa, mungkin akan
linglung garuk garuk kepala kagak ngerti, “Apa atau siapa sih Satrio
Piningit itu? Koq sepertinya heboh benar?”
Beruntung sekarang adalah zamannya
internet sehingga dengan mengetik kata kunci maka info tentang Satria
Piningit akan tersedia dalam jumlah berjibum yang tidak ayal akan
membuat pembaca pemula bingung karena terdapat “beragam versi dan misi
dan imaginasi”. Nah inilah yang mebuat topik ini menjadi menarik. Walau
info dan topik ini sudah banyak ditulis, saya tetap memaksakan diri
untuk kembali menuliskannya dengan harapan agar pengunjung blog ini
tambah…….. banyak. Wakakakkk. Bodo koq dipamerin? (pukul kepala
sendiri)
Sekilas tentang Ramalan Jayabaya
Membahas tentang Satria Piningit, mau
tidak mau harus diawali dari kisah tentang Jayabaya. Kenapa? Ya tentu
saja karena Jayabaya adalah sang penulis, pelontar ide awal atau orang
yang meramal kedatangan Satria Piningit. Siapa itu Jayabaya? Beliau
adalah raja Kediri, Jawa Timur 1135-1157 AD, yang sangat terkenal dengan
tepat mampu meramal atau memprediksi kedatangan dari balatentara
Jepang. Pada salah satu kitab karangannya yang berjudul “Pralembang
Joyobhoyo”, salah satu baitnya menyebutkan :
“Orang Jawa akan diperintah oleh orang kulit putih selama 3 abad dan oleh kerdil kuning untuk masa hidup tanaman jagung sebelum kembalinya Ratu Adil:…..”
Ramalan ini ternyata benar dan kedatangan
orang orang kerdil ber-ras kuning dari utara yang dengan tepat diramal
oleh sang Raja akhirnya menjadi akhir dari kekuasaan Belanda di
Nusantara. Jadi tidak bisa dibantah lagi bahwa Jayabaya adalah seorang
raja sekaligus peramal ulun., Selain kitab Pralembang Joyobhoyo di atas,
karya lainnya adalah Serat Joyobhoyo Musoror, Serat Pranitiwekyo, dan
beberapa kitab lainnya.
Ramalan Jayabaya tentang Satrio Piningit
Sekarang kita memasuki topik utamanya.
Jayabaya meramalkan bahwa Satrio Piningit akan menjadi Pemimpin Besar
Nusantara. Sang Kesatria Tersembunyi (Piningit) ini adalah keturunan
Raja Majapahit, ia adalah seorang raja cerdas, jujur dan berprilaku
lurus atau benar. Menurut Jayabaya, dalam perjalanan hidup Satrio
Piningit, ia selalu mengalami kesengsaraan, selalu dipermalukan, sial,
dan “kesapar” (miskin). Oleh karena itu, ia mendapat julukan “Satrio
Wiragung” (The Ksatria Agung). Banyak orang Jawa percaya nubuat
(ramalan) ini.
Ia akan menegakkan keadilan di Nusantara
dan bergelar “Ratu Adil” (bahasa Indonesia: Raja Keadilan, dalam bahasa
Jawa, “Ratu” berarti “Raja” atau “Ratu “). Satrio Piningit tidak akan
menjabat sebagai Kepala Negara, tidak akan dipilih dari pemilihan tapi
memimpin lewat sebuah revolusi besar-besaran. Satrio Piningit tidak
hanya akan memerintah Jawa atau Nusantara tapi juga memerintah dunia.
Dan yang paling menarik adalah ramalan tentang kedatanganya yang
didahului oleh bencana (alam) yang besar.
Kutipan beberapa ayat tentang Satrio Piningit
- 140 Polahe wong Jowo koyo gabah den interi, endi sing bener endi sing sejati, poro topo podho ora wani, podho wedi ngajarake piwulang adi, salah-salah anemahi pati
- Perilaku orang Jawa seperti butiran-butiran padi diatas nampan yang diputar (bulir-bulir padi yg berlarian kesana-kemari saling bertabrakan), mana yang benar mana yang sejati, para pertapa tidak ada yang berani, semua takut mengajarkan ajaran baik, salah-salah bisa mati.
- 141 Banjir bandang ono ngendi-endi, gunung njeblug tan anjarwani, tan angimpeni. Gehtinge kepathi-pati marang pandhita kang oleh pati geni, margo wedi kapiyak wadine sopo siro sing sayekti.
- Banjir bandang terjadi dimana-mana, gunung meletus tak terduga, tanpa memberi isyarat sebelumnya. Bencinya sangat mendalam terhadap pendeta (orang pintar/waskita) yg menjalani tirakat tingkat tinggi, karena takut terbongkar rahasia siapa dirinya yang sejati(sebenarnya).
- 159 Selet-selete yen mbhesuk ngancik tutuping Tahun, sinungkalan dhewo wolu, angasto manggalaning ratu, Bakal ono dhewo ngejawantah, apengawak manungsa, apasuryo pindho Bethoro Kresno, awatak Bolodhewo, agegaman Trisulo wedho, jinejer wolak-waliking Zaman, wong nyilih ambhalekake, wong Utang ambhayar , Utang Nyawa bhayar nyowo, Utang wirang nyaur wirang.
- Selambat-lambatnya nanti menginjak tutup tahun, (sinungkalan dhewo wolu, angasto manggalaning ratu = dipimpin 8 dewa, menjabat panglimanya raja = bisa berarti tahun sesuai condro sengkolo). Akan ada dewa menjelma kedunia, berbadan manusia, bermuka seperti Bethara Krisna, berwatak Baladewa, bersenjata Trisula Wedha, sejajar dg terbaliknya zaman, orang pinjam akan mengembalikan, orang hutang akan menyahur, Hutang nyawa bayar nyawa, hutang malu nyahur malu
- 161 Dunungane ono sikil redhi Lawu sisih wetan, wetane bengawan banyu, adhedukuh pindho Radhen Gatotkoco, Arupa pagupon DORO tundho Tigo, KOYO manungsa angleledho.
- Tempatnya di kaki gunung Lawu sebelah timur, sebelah timurnya sungai (Bengawan) air, berumah seperti Raden Gatotkaca, berupa rumah merpati bertingkat tiga, seperti manusia yang menggoda.

Assalamualaikum warochmatulloh wabarokatuh
BalasHapussalam hangat dari saya.....
sahabat semua, satrio paningit memang sudah ada ditengah masyarakat kita, dia sudah mengelana dari keempat penjuru, merekam segenap peristiwa baik yang didalam negeri maupun yang diluar negeri, selama ini satrio paningit sembunyi ditempat yang terang, hanya sebagian orang saja yang dikehendaki beliau bisa bertemu, bukan maksud meninggikan diri saya, namun dengan rahmat dan rizki Alloh SWT, saya dipertemukan dengan satrio paningit, kemunculan satrio paningit dimedia internet sudah dimulai yaitu melalui Facebook saya, mengapa melalui fb saya karena beliau pesan"silahkan foto2 yang sudah kamu ambil silahkan dipublikasikan, sudah waktunya buka-bukaan dan sudah waktunya orang tau, nanti dalam foto itu cantumkan kata"SAYA MUNCUL KARENA SAYA CINTA KEPADA BANGSA, NEGARA DAN RAKYAT itu saja, dan perintah beliau sudah aku laksanakan, saya upload foto-foto itu di fb saya pada tgl 04/06/2013 dan di kaskus juga saya upload pada tgl 06-06-2013 dengan judul Kemunculan Satrio Pningit Ditahun 2013"
demikian tanggapan saya atas perihal satrio paningit
wahh hoakkk nihh hahahahhaha
Hapussetelah dipantau orang yg dimaksud ternyata ...tidak sesuai sama sekali
BalasHapusboleh temuin saya
Hapusalamat
baturaja sumatra selatan.
lokasi lubuk batang baru
kalau saya tidak menunjukan lokasi nya boleh hukum gantung saya...atau di tembak mati
http://sosok.kompasiana.com/2013/06/07/satrio-piningit-sejati-itu-sesungguhnya-adalah-nabi-khidir-566654.html
BalasHapusSayalah Satrio Piningit itu, tapi Bukan Saya Yang memberi Dukungan, tetapi orang orang Yang b ikin Organisasi Satria Piningit Nusantara (Bukan Oraganisasi Bikinan saya, dan saya bukan anggotra dari Organisasi ini) ... saya ber harap masyarakat berhati hati dalam memilih, saya hanya memberi masukan nasehat (jika anda bertanya saaya nggak akan mencalonkan diri sebagai CAPRES, Saya tak punya niat sedikitpun membuat Partai, saya juga tak punya Niat bikin Organisasi apapun... saya hanya ingin menjadi rakyat sederhana dan sebagai Hamba ALLAH saja)
BalasHapushttp://kedaiislambrahmakumbara.blogspot.com/2014/05/sesungguhnya-sayalah-tokoh-brama_7.html
.
Dia yang dibicarakan... dia yang dinantikan... dia yang dicari... Siapa, dimana, kapankah bisa bersua?
BalasHapusblom waktunya..
Hapusnanti bentar lgi ya
HAHAHHAHAH
Ini nomer yang bisa di hubungi
BalasHapusPastinya kode negara indonesia
+6281805362111
Biar ngak pada mumet
Aku ngak sembunyi lagi
Mau tanya tentang apa aku jawab
Minta apa aku kasih
Cukup sekian dan trima kasih
Semoga Allah meridai keinginan rakyat yang mengharapkan kedatangan SP.
BalasHapusaminn...
Hapuskok pada nyari pepesan kosong ya hahhahahha...
BalasHapuspingin pujian ya
HAHAHAHA
wong yang di cari aja biasa aja